Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Soegijapranata Catholic University (SCU) berpartisipasi dalam ajang Communication and International Conference on Social Cohesion (COMICOS) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Konferensi internasional ini secara resmi menggandeng The Asia-Pacific Public Relations Research and Education Network (APPRREN) sebagai mitra penyelenggara. Kegiatan berlangsung pada 9–10 Februari 2026 di Sahid Raya Hotel & Convention, Yogyakarta, Indonesia.
APPRREN x COMICOS 2026 mengangkat tema “Communication and Social Cohesion: Strengthening Humanity, Justice, and Sustainability.” Forum akademik ini mempertemukan peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk berbagi gagasan serta mempublikasikan hasil riset di bidang komunikasi dan kohesi sosial. Sejumlah subtema dihadirkan, di antaranya The Impact of Media on Social Movement and Advocacy, Media Literacy (including AI) and its Role in Enhancing Social Cohesion, Communication for Conflict Resolution and Social Movement, Education, Research, and the Future of Public Relations in Social Cohesion, serta Environmental Communication.
Dosen dan mahasiswa FHK SCU turut berkontribusi aktif melalui penyusunan dan pengajuan berbagai paper ilmiah pada sejumlah subtema tersebut. Pada subtema The Impact of Media on Social Movement and Advocacy, paper disusun oleh Kezia Prima Gracia, Elizabeth F. Warikar, Holly Angelie Wiguna, dan Gouw. Pada subtema Media Literacy (including AI) and its Role in Enhancing Social Cohesion), empat paper diajukan oleh Bernadeta Lenny Setyowati dan Samantha Luhukay; Paulus Angre Edvra, Michelle Catarina Hariyanto, dan Lie Tamisha Zarika; Paulus Angre Edvra, Birgitta B. Puspita, Fidelis A. Saintio, serta Ratri H. Kavung; serta Elizabeth F. Warikar, Militia Christy Rylis Sutrisno, dan Maria Tania Nogo Meluk.

Sementara itu, pada subtema Communication for Conflict Resolution and Social Movement, paper disusun oleh Jessica Iona Putri. Pada subtema Education, Research, and the Future of Public Relations in Social Cohesion, paper disusun oleh Samantha Luhukay, Talitha Budiana, Bennedicta Nugraha, Tee Steven, dan Niki Sugianto. Adapun pada subtema Environmental Communication, paper disusun oleh Emanuela Agra Sarika Kurnia Dewi dan Elizabeth Florence Warikar.
Partisipasi tersebut membuahkan hasil membanggakan. Jessica Iona Putri meraih penghargaan Student Best Paper melalui karyanya berjudul “Fostering Hybrid Identity to Conquer Intercultural Miscommunication.” Selain itu, dua paper memperoleh rekomendasi recommended submission ke jurnal ilmiah bereputasi. Paper berjudul “Strengthening Social Cohesion through Dialogic Public Relations in the Case of Batik Lasem” karya Samantha Luhukay, Talitha Budiana, Benedicta Carlene, Tee Steven, dan Niki Sugianto direkomendasikan untuk Asia Pacific Public Relations Journal. Sementara paper berjudul “The Role of Greenpeace: Can Religion Drive a Movement’s Collective Action?” karya Kezia Prima Gracia, Elizabeth F. Warikar, Holly Angelie Wiguna, dan Gouw direkomendasikan untuk Jurnal Komunikasi Indonesia.
Samantha Luhukay, yang juga merupakan Indonesia Country Representative untuk APPRREN, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan kualitas akademik, komitmen, serta semangat kolaborasi sivitas akademika FHK SCU dalam menghasilkan riset yang relevan dengan dinamika sosial. Keterlibatan aktif dalam forum internasional seperti APPRREN x COMICOS menunjukkan peran FHK SCU dalam mendorong pengembangan ilmu komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada kajian teoritis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu keadilan sosial dan kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan nilai unggulan fakultas, yaitu Communicating Justice and Humanity, yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai sarana membangun solidaritas, keadilan, dan keberlanjutan dalam masyarakat.
Melalui berbagai partisipasi dan capaian tersebut, FHK SCU terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk aktif berkarya, memperluas jejaring akademik, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
